Suatu hari seekor anak burung unta mencari makan. Ia tidak di dekat
induknya, anak burung unta itu mencari makanan seperti
serangga-serangga, kadal atau binatang-binatang kecil lainnya. Ketika
anak burung unta itu pergi ke rerumputan yang kering, tidak sengaja
burung unta itu mengagetkan dua ekor burung gagak yang sedang mencari
makanan di rerumputan itu, burung-burung itu terbang jauh ke atas langit
dan sang anak burung unta itu merasa heran “Aku ini adalah seekor
burung tapi aku tidak pernah terbang seperti itu, apakah aku bisa
terbang seperti burung-burung gagak itu.” kata sang burung unta denga
heran.
Setelah anak burung unta itu melihat para gagak terbang dengan
bebasnya, anak burung unta itu langsung mencoba megibas-kibaskan
sayapnya yang sangat pendek sambil meloncat-loncat, namun hal itu tidak
membuatnya terbang seperti burung-burung gagak.
Anak burung unta itu kesal karena dia tidak bisa terbang seperti
burung gagak, setelah mencoba melakukan apa yang burung gagak lakukan,
burung unta ini mencari cara lain untuk bisa terbang kelangit sambil
berjalan dia mencari-cari cara hingga akhirnya dia bertemu dengan seekor
burung puyuh. Anak burung unta itu sedikit heran dengan seekor burung
puyuh itu, anak burung unta itu memperhatikan gerak-gerik sang burung
puyuh dia terus saja mencari makanan di darat dan tidak terbang “Apa dia
seperti diriku tidak mampu terbang?” gumam anak burung unta itu,
kemudian anak burung unta itu mendekatinya dan bertanya :”Tuan puyuh apa
kau tidak bisa terbang seperti diriku?” sang puyuh menjawab “Aku bisa
saja terbang namun tidak mampu terbang tinggi, aku hanya mampu terbang
pendek itupun untuk menghindari dari pemangsa.” anak unta itu bertanya
:”bagaimana cara kau melakukannya tuan puyuh?” sang puyuh menjawab
“mula-mula aku berlari dengan cepat setelah itu aku mengepak-ngepakan
sayapku dan akupun terbang.” mendengar penjelasan sang puyuh, anak
burung unta itu mencoba melakukan apa yang telah burung puyuh jelaskan
kepada dirinya.
Kini anak burung unta itu berharap mampu terbang seperti sang burung
puyuh, anak burung unta itu berlari dengan sangat kencang kemudian dia
membuka sayapnya dan mengepak-ngepakan sayapnya namun tetap saja kakinya
terus menempel di atas tanah dan badannya tidak bisa melayang di udara.
Anak burung unta itu tidak putus asa dia terus mencoba dan akhirnya
dia merasa lelah. Ternyata apa yang dilakukan oleh sang anak burunng
unta itu ditonton oleh ibunya, ibunya kini mendekati dirinya dan berkata
:”kenapa kau tidak bisa terbang seperti burung-burung yang lain, coba
perhatikan diriku aku akan terbang dan kau tahu dimana letak
kesalahanmu, kau tidak melompat saat akan terbang.” kemudian sang ibu
burung unta itu berlari dengan kencang lalu melompat sambil
mengibas-ngibaskan sayapnya namun dia tetap tidak mampu terbang.






0 komentar:
Posting Komentar